Chat WhatsApp

Cara Menentukan Kapasitas Cold Storage Sesuai Jumlah Stok Produk

shape image

Cara Menentukan Kapasitas Cold Storage Sesuai Jumlah Stok Produk

 


Memiliki stok produk dalam jumlah banyak tentu menjadi hal yang positif bagi perkembangan bisnis. Namun, semakin banyak produk yang disimpan, semakin besar pula kebutuhan ruang penyimpanan yang mampu menjaga kondisi produk tetap sesuai selama berada di gudang.

Bagi bisnis yang bergerak di bidang makanan, minuman, seafood, daging, frozen food, buah, sayuran, hingga berbagai produk yang membutuhkan suhu tertentu, cold storage dapat menjadi bagian penting dalam kegiatan penyimpanan.

Masalahnya, tidak semua pelaku usaha mengetahui kapasitas cold storage yang sebenarnya dibutuhkan. Ada yang memilih ruangan terlalu kecil sehingga cepat penuh, tetapi ada juga yang mengambil kapasitas terlalu besar tanpa menghitung kebutuhan secara matang.

Lalu bagaimana cara menentukan kapasitas cold storage sesuai jumlah stok produk?


1. Ketahui Jumlah Stok Maksimal

Langkah pertama adalah mengetahui berapa banyak stok yang biasanya disimpan dalam kondisi paling tinggi.

Jangan hanya menghitung stok rata-rata. Perhatikan juga kondisi ketika persediaan sedang meningkat, misalnya menjelang musim ramai, ketika pesanan distributor bertambah, atau saat bisnis sedang melakukan pembelian dalam jumlah besar.

Sebagai contoh, sebuah usaha mungkin rata-rata menyimpan 5 ton produk, tetapi pada kondisi tertentu stok dapat mencapai 8 ton.

Jika cold storage hanya dirancang berdasarkan stok rata-rata 5 ton, ruang penyimpanan dapat terasa kurang ketika persediaan mencapai 8 ton.

Karena itu, catat:

  • Jumlah stok rata-rata.

  • Jumlah stok maksimum.

  • Produk yang paling banyak disimpan.

  • Frekuensi barang masuk.

  • Frekuensi barang keluar.

  • Lama produk berada di dalam cold storage.

Data tersebut akan menjadi dasar awal dalam menentukan kebutuhan kapasitas.


2. Jangan Menghitung Kapasitas Hanya dari Jumlah Ton

Banyak orang menganggap jika memiliki 10 ton produk maka cukup membeli cold storage berkapasitas 10 ton.

Padahal, kebutuhan ruang tidak hanya ditentukan oleh berat produk.

Ukuran kemasan, jumlah box, pallet, rak, bentuk produk, dan cara penyusunan semuanya berpengaruh terhadap ruang yang diperlukan.

Sepuluh ton produk yang dikemas dalam box besar tentu membutuhkan ruang yang berbeda dibandingkan sepuluh ton produk dengan kemasan kecil yang dapat ditata lebih rapat.

Karena itu, selain jumlah tonase, siapkan informasi mengenai bentuk dan ukuran produk yang akan disimpan.


3. Hitung Volume Produk dan Kemasan

Setelah mengetahui jumlah stok, perhatikan volume produk secara keseluruhan.

Jika produk menggunakan box atau karton, hitung jumlah box yang harus disimpan ketika stok berada pada kondisi maksimum.

Kemudian perhatikan ukuran masing-masing kemasan.

Sebagai gambaran sederhana, semakin besar ukuran kemasan, semakin besar pula ruang yang diperlukan. Jika produk menggunakan pallet, ukuran pallet dan tinggi susunan juga perlu diperhitungkan.

Perhitungan ini membantu menentukan dimensi ruangan yang lebih sesuai.

Namun, jangan mengisi seluruh volume ruangan hanya berdasarkan ukuran produk. Cold storage tetap membutuhkan ruang untuk akses, sirkulasi udara, serta kegiatan bongkar muat.


4. Perhatikan Cara Produk Disusun

Cara penyimpanan sangat memengaruhi pemanfaatan ruang cold storage.

Produk dapat disusun menggunakan pallet, rak, atau sistem penataan tertentu sesuai jenis barang dan kebutuhan operasional.

Penataan yang baik membuat produk lebih mudah ditemukan ketika akan dikeluarkan. Selain itu, ruang penyimpanan dapat digunakan secara lebih teratur.

Untuk bisnis dengan banyak jenis produk, perencanaan posisi barang juga penting. Produk yang sering keluar sebaiknya memiliki akses yang lebih mudah dibandingkan produk yang jarang dipindahkan.

Dengan demikian, cold storage bukan hanya tempat menyimpan barang, tetapi juga bagian dari sistem pengelolaan stok.


5. Jangan Mengisi Ruangan Sampai Penuh

Cold storage berbeda dengan gudang biasa.

Ruang kosong tertentu tetap diperlukan agar udara dingin dapat bersirkulasi dengan baik di sekitar produk.

Jika produk ditumpuk terlalu rapat atau menutup jalur sirkulasi, distribusi udara dingin dapat terganggu.

Karena itu, kapasitas penyimpanan yang sebenarnya tidak sama dengan volume total ruangan.

Misalnya ruangan memiliki volume tertentu, bukan berarti seluruh volume tersebut dapat digunakan untuk menempatkan produk.

Masih diperlukan ruang untuk:

  • Sirkulasi udara.

  • Jalur akses.

  • Pintu.

  • Rak atau pallet.

  • Pergerakan barang.

  • Kegiatan pemeriksaan dan pengambilan produk.

Inilah alasan mengapa penentuan kapasitas sebaiknya dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata dan desain cold storage secara keseluruhan.


6. Sesuaikan Suhu dengan Jenis Produk

Jumlah stok bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan.

Jenis produk juga menentukan jenis cold storage yang diperlukan.

Produk chilled membutuhkan kondisi penyimpanan yang berbeda dengan produk frozen. Begitu pula daging, seafood, buah, sayuran, dan berbagai produk makanan lainnya dapat memiliki kebutuhan suhu yang berbeda.

Karena itu, sebelum menentukan kapasitas, tentukan terlebih dahulu:

  • Apa produknya?
  • Berapa jumlahnya?
  • Berapa lama disimpan?
  • Berapa suhu yang dibutuhkan?

Jawaban tersebut membantu menentukan desain ruang dan sistem pendingin yang lebih sesuai.


7. Perhatikan Barang yang Masuk Setiap Hari

Cold storage tidak hanya harus mampu menampung stok yang sudah ada.

Anda juga perlu melihat berapa banyak produk baru yang masuk setiap hari.

Misalnya stok awal berada di angka 5 ton, tetapi setiap hari terdapat tambahan 1 ton produk sementara barang keluar hanya 500 kilogram.

Dalam beberapa hari, jumlah stok akan terus bertambah.

Karena itu, pola barang masuk dan keluar perlu dihitung agar kapasitas tidak cepat penuh.

Bisnis dengan perputaran produk cepat mungkin memiliki kebutuhan berbeda dengan bisnis yang menyimpan produk dalam jangka waktu lama.


8. Perhatikan Lama Penyimpanan Produk

Semakin lama produk berada di dalam cold storage, semakin besar kemungkinan stok menumpuk.

Jika produk masuk dan keluar dalam waktu singkat, ruang dapat digunakan kembali secara cepat.

Sebaliknya, jika produk disimpan selama berminggu-minggu atau lebih lama, kapasitas ruang harus mampu menampung persediaan yang lebih banyak.

Jadi, ketika berkonsultasi mengenai cold storage, jangan hanya mengatakan:

“Saya punya stok 10 ton.”

Sampaikan juga:

“Produk 10 ton tersebut biasanya disimpan selama berapa lama?”

Informasi tersebut akan membantu menentukan kapasitas yang lebih tepat.


9. Sesuaikan Cold Storage dengan Luas Lokasi

Setelah mengetahui kebutuhan stok, perhatikan lokasi yang tersedia.

Ukuran cold storage harus disesuaikan dengan bangunan atau area yang akan digunakan.

Perhatikan:

  • Panjang ruangan.
  • Lebar ruangan.
  • Tinggi ruangan.
  • Posisi pintu.
  • Akses masuk barang.
  • Area bongkar muat.
  • Posisi mesin pendingin.
  • Jalur listrik.
  • Jalur pembuangan.
  • Ruang untuk perawatan.

Cold storage yang dirancang dengan baik bukan hanya mempunyai kapasitas besar, tetapi juga mudah digunakan dan dirawat.

10. Cold Storage untuk Berbagai Jenis Produk

Kami menjual cold storage untuk berbagai kebutuhan penyimpanan bisnis.

Cold storage dapat digunakan untuk menyimpan berbagai produk seperti:

- Seafood : Membantu menyediakan ruang penyimpanan dengan kondisi suhu yang disesuaikan dengan kebutuhan produk.

- Daging : Dapat digunakan untuk kebutuhan penyimpanan daging dalam jumlah tertentu dengan sistem pendinginan yang sesuai.

- Frozen Food : Cocok untuk bisnis yang membutuhkan ruang penyimpanan produk beku dalam jumlah lebih besar.

- Buah dan Sayuran : Dapat dirancang sesuai kebutuhan suhu dan karakteristik produk yang disimpan.

- Cabai dan Bawang : Dapat digunakan sebagai bagian dari sistem penyimpanan dingin untuk membantu menjaga kondisi stok selama penyimpanan.

- Distributor dan Supplier : Kapasitas dapat direncanakan berdasarkan jumlah stok dan frekuensi barang masuk serta keluar.


Kami menjual cold storage untuk berbagai kebutuhan bisnis, mulai dari seafood, daging, frozen food, buah, sayuran, cabai, bawang, hingga kebutuhan distributor dan penyimpanan skala besar.
Konsultasikan jumlah stok, jenis produk, dan ukuran lokasi Anda untuk menentukan kapasitas cold storage yang sesuai.

Hubungi: 0812-3131-6315 (Pak Bai)

Posting Komentar

© Copyright 2022 Pabrik Cold Storage | TELP: 0812-3131-6315

Form WhatsApp

Isi Sesuai Dengan Estimasi Kebutuhan Anda.

Kirim WhatsApp